“MITI singkatan dari Masyarakat Ilmuan
dan Teknolog Indonesia. MITI adalah suatu Jaringan keilmuan yang memiliki
tujuan memperkuat pembentukan mahasiswa yang kompeten, profesional, dan
kontributif. MITI juga sebagai penggerak bagi mahasiswa agar dapat berkarya dan
aktif dalam pembangunan Indonesia.”
Kutipan di atas merupakan penjelasan
singkat dari seorang murobbi dalam sebuah lingkaran kecil. Hal itu diungkapkan
berdasarkan satu pertanyaan yang diawali dengan penjelasan singkat tentang
suatu lembaga dakwah ilmi yang berada di Fakultas MIPA UNG. yaitu Math and
Science Club yang katanya lembaga tersebut bermitra dengan MITI. Oleh sebab itu
pertanyaan itu muncul “MITI ITU APA?”.
Penjelasan singkat, padat dan jelas di
atas memberikan suatu pandangan pada diri bahwa MITI adalah suatu lembaga
keilmuan mahasiswa bertaraf nasional yang kreatif, inovatif serta professional
dan pastinya kaya akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Hal itu terbukti dengan adanya agenda
besar Temu MITI Wilayah Sulawesi 2012 oleh Math and Science Club di Universitas
Negeri Gorontalo. Saya adalah salah satu panitia pelaksana agenda tersebut. Dalam
temu wilayah itu diantaranya Seminar Nasional IPTEK “Sosiotechnopreneurship”,
Seminar Beasiswa S1,S2,dan S3, Training RCDC, dan Training Lembaga Akademis,
dengan tema “Meningkatkan
penguasaan teknologi dalam mewujudkan kemandirian bangsa dan peningkatan
kesejahteraan masyarakat yg berkelanjutan”. Yang dihadiri oleh 3 orang perwakilan dari
MITI, salah satunya adalah Bapak Dr. Edi Sukur. Dalam materinya beliau
menyampaikan bahwa “Mahasiswa menjadi agen penting yang bersifat netral, yang
mampu menjalin kerjasama baik dengan pemerintah, privat, dan masyarakat.
Mahasiswa tersebut mempunyai peran penting untuk menerapkan teknologi tepat
guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara finasial.”
Agenda itu membuktikan bahwa MITI adalah
suatu lembaga yang memiliki tujuan untuk membangun dan mengembangkan kompetensi
mahasiswa dalam menegakkan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Indonesia.
Tidak hanya itu agenda MITI yang pernah
saya ikuti, ada juga agenda MITI PAPER CHALLENGE yang bertujuan untuk meningkatkan aktualisasi pemahaman keilmuan mahasiswa
dalam pembuatan jurnal ilmiah di tingkat Nasional. Walaupun tak meraih juara
tapi sudah berusaha mencari pengalaman dalam agenda MITI itu adalah hal yang
luar biasa.
Siapa yang tak mengenal
MITI? Dan Siapa yang tidak mau menjadi bagian dari MITI? Pasti semua orang mau
menjadi bagian dari MITI, menjadi bagian dari MITI adalah suatu kebanggan bagi
setiap mahasiswa yang memiliki satu jalan pikiran yang sama dalam
mensejahterakan rakyat Indonesia. Berkontribusi dalam setiap agendanya. menjadi
bagian dari orang-orang luar biasa adalah harapan saya sebagai seorang
mahasiswa.
Selain itu harapannya dengan
adanya MITI seperti pada visinya bahwa
akan membentuk mahasiswa yang kompeten, profesional, dan kontributif. Agar
berkarya lebih nyata dan berperanserta aktif dalam pembangunan, baik daerah
maupun nasional. Karena menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi orang lain
adalah sebaik-baik mahasiswa.
Dalam hadist riwayat Thabrani dan
Daruquthni bahwa ”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan
tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik
manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”
ini essay buat daftar bukan mba?? wqwq
BalasHapus