Rabu, 22 Oktober 2014

Aku dan MITI (Mengenalnya dan Mulai Mencintainya)



“MITI singkatan dari Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia. MITI adalah suatu Jaringan keilmuan yang memiliki tujuan memperkuat pembentukan mahasiswa yang kompeten, profesional, dan kontributif. MITI juga sebagai penggerak bagi mahasiswa agar dapat berkarya dan aktif dalam pembangunan Indonesia.”
Kutipan di atas merupakan penjelasan singkat dari seorang murobbi dalam sebuah lingkaran kecil. Hal itu diungkapkan berdasarkan satu pertanyaan yang diawali dengan penjelasan singkat tentang suatu lembaga dakwah ilmi yang berada di Fakultas MIPA UNG. yaitu Math and Science Club yang katanya lembaga tersebut bermitra dengan MITI. Oleh sebab itu pertanyaan itu muncul “MITI ITU APA?”.
Penjelasan singkat, padat dan jelas di atas memberikan suatu pandangan pada diri bahwa MITI adalah suatu lembaga keilmuan mahasiswa bertaraf nasional yang kreatif, inovatif serta professional dan pastinya kaya akan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Hal itu terbukti dengan adanya agenda besar Temu MITI Wilayah Sulawesi 2012 oleh Math and Science Club di Universitas Negeri Gorontalo. Saya adalah salah satu panitia pelaksana agenda tersebut. Dalam temu wilayah itu diantaranya Seminar Nasional IPTEK “Sosiotechnopreneurship”, Seminar Beasiswa S1,S2,dan S3, Training RCDC, dan Training Lembaga Akademis, dengan tema Meningkatkan penguasaan teknologi dalam mewujudkan kemandirian bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yg berkelanjutan”.  Yang dihadiri oleh 3 orang perwakilan dari MITI, salah satunya adalah Bapak Dr. Edi Sukur. Dalam materinya beliau menyampaikan bahwa “Mahasiswa menjadi agen penting yang bersifat netral, yang mampu menjalin kerjasama baik dengan pemerintah, privat, dan masyarakat. Mahasiswa tersebut mempunyai peran penting untuk menerapkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara finasial.”
Agenda itu membuktikan bahwa MITI adalah suatu lembaga yang memiliki tujuan untuk membangun dan mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam menegakkan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Tidak hanya itu agenda MITI yang pernah saya ikuti, ada juga agenda MITI PAPER CHALLENGE yang bertujuan untuk meningkatkan aktualisasi pemahaman keilmuan mahasiswa dalam pembuatan jurnal ilmiah di tingkat Nasional. Walaupun tak meraih juara tapi sudah berusaha mencari pengalaman dalam agenda MITI itu adalah hal yang luar biasa.
Siapa yang tak mengenal MITI? Dan Siapa yang tidak mau menjadi bagian dari MITI? Pasti semua orang mau menjadi bagian dari MITI, menjadi bagian dari MITI adalah suatu kebanggan bagi setiap mahasiswa yang memiliki satu jalan pikiran yang sama dalam mensejahterakan rakyat Indonesia. Berkontribusi dalam setiap agendanya. menjadi bagian dari orang-orang luar biasa adalah harapan saya sebagai seorang mahasiswa.
Selain itu harapannya dengan adanya MITI  seperti pada visinya bahwa akan membentuk mahasiswa yang kompeten, profesional, dan kontributif. Agar berkarya lebih nyata dan berperanserta aktif dalam pembangunan, baik daerah maupun nasional. Karena menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi orang lain adalah sebaik-baik mahasiswa.
Dalam hadist riwayat Thabrani dan Daruquthni bahwa ”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.”

1 komentar: